Cara Klaim Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan secara Online, Lengkap dengan Syarat Dokumen

Cara Klaim Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan secara Online, Lengkap dengan Syarat Dokumen

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan telah meningkatkan dan mempermudah proses klaim saldo Jaminan Hari Tua (JHT).

Masyarakat bisa klaim saldo JHT secara online melalui aplikasi Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan.

Dengan adanya terobosan baru menggunakan teknologi ini, masyarakat tidak perlu datang langsung ke kantor cabang terdekat.

Buat Anda yang masih bingung bagaimana cara klaim saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan, berikut langkah mudahnya.

Baca Juga: Link Nonton Forecasting Love and Weather Episode 16, Lengkap dengan Bocoran Cerita Episode Terakhir

1. Buka situs lapakasik.bpjsketenagakerjaan.go.id, kemudian klik menu ‘Saya Setuju’, ‘Saya bukan Robot’, dan klik menu ‘Berikutnya’ di sebelah kanan.

2. Isi data pribadi pekerja seperti NIK, nomor kartu BPJS Ketenagakerjaan, nama, tempat dan tanggal lahir serta nama ibu kandung.

3. Selanjutnya isi data pekerja tambahan seperti alamat domisili, nomor ponsel, rekening bank, dan NPWP. Pada proses ini peserta diwajibkan untuk memverifikasi nomor ponselnya.

4. Unggah dokumen yang sesuai dengan persyaratan mengajukan Klaim JHT BPJS ketenagakerjaan pada opsi ‘Sebab Klaim dan Dokumen pendukung’.

Dokumen tersebut antara lain scan kartu BPJS Ketenagakerjaan, KTP, KK, Surat Keterangan Berhenti Kerja, foto diri, formulir permohonan Klaim JHT, buku rekening bank, dan NPWP. Maskimal ukuran file adalah 6 MB.

5. Tunggu pemberitahuan jadwal dan kantor cabang.

6. Peserta yang berhasil menyelesaikan proses akan menerima notifikasi yang berisi informasi jadwal dan kantor cabang melalui email.

7. Proses wawancara untuk klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan dilakukan melalui video call sesuai jadwal pada notifikasi (siapkan berkas asli) untuk verifikasi data.

8. Setelah itu dilakukan proses pencairan ke rekening peserta yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.

Cara klaim saldo JHT di Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan:

Kategori Klaim dengan Sebab

1. Peserta mencapai usia pensiun 56 (lima puluh enam) tahun.

2. Peserta mengundurkan diri.

3. Peserta mengalami pemutusan hubungan kerja.

4. Kepesertaan 10 tahun (pengambilan sebagian 10%).

5. Peserta meninggalkan wilayah Republik Indonesia.

Dokumen yang harus disiapkan untuk pengajuan klaim JHT di Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan:

– Kartu Peserta BPJS Ketenagakerjaan
– KTP
– Kartu Keluarga
– Surat Keterangan Berhenti Bekerja/ Surat Keterangan Habis Kontrak
– Buku Rekening pada halaman yang tertera Nomor Rekening dan masih aktif
– Foto Diri terbaru (tampak depan)
– NPWP (untuk klaim manfaat JHT dengan akumulasi saldo di atas Rp50.000.000).

Namun, apabila kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan dan Surat Keterangan Berhenti Bekerja/Surat Keterangan Habis Kontrak lebih dari satu lembar, lakukan pengunggahan menjadi satu file PDF.

Kemudian pastikan seluruh dokumen di atas sudah lengkap sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.

Cara melacak klaim saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan

Peserta BPJAMSOSTEK dapat melakukan pelacakan proses klaim yang telah diajukan.

Caranya dengan memasukkan nomor peserta BPJAMSOSTEK atau Nomor Identitas kependudukan (NIK) yang bisa diakses melalui link BPJS

Tinggalkan Balasan